Implementasi Pembelajaran Kurikulum 2013 (K-13) Berbasis PAIKEM di MIN Demangan Kota Madiun

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Demangan Kota Madiun telah menerapkan Kurikulum 2013 atau yang biasa dikenal dengan K-13 dalam 2 tahun ini. Belum semua kelas menerapkan Kurikulum 2013. MIN Demangan Kota Madiun menerapkan K-13 pada siswa-siswi kelas 1,2,4 dan 5. Kurikulum 2013 ini di nilai mudah di mengerti dan mengasyikkan. �

�Dulu, siswa hanya diam mendengar guru yang mengajar. Sekarang siswa terlibat aktif selama pelajaran berlangsung,� ucap Ibu Aminah selaku guru kelas 1 di MIN Demangan, Kamis, 4/02/15.

Beliau juga menambahkan �Dalam pembelajaran K-13 siswa tidak pasif mendengarkan guru berbicara. Namun, sebaliknya. siswapun aktif dalam �memberikan pendapat setelah observasi dan pengamatan pada satu tema mata pelajaran�.

Kelebihan Kurikulum 2013 yang tidak ditemukan pada kurikulum sebelumnya adalah adanya konsep pendekatan scientifik. Dengan pendekatan scientifik inilah diharapkan siswa-siswi �dapat lebih berkembang kompetensinya. K-13 dengan pendekatan 5 M (mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan) sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini.

Dalam implementasi K13 di MIN Demangana Kota Madiun, guru menjadi motivator dan pembimbing, karena karakteristiknya lebih berorientasi pada pengamatan yang dilakukan siswa-siswi sampai pada tataran mengomunikasikan, baik secara lisan maupun tulisan. Guru Di MIN Demangan Kota Madiun selalu mengedepankan kreativitas dan inovasi pembelajaran, serta model pembelajaran yang disajikan tidak monoton, tetapi lebih bervariatif. Dengan cara ini, siswa-siswi MIN Demangan Kota Madiun dapat memperoleh sesuatu dengan cermat dan tidak membosankan. Selain itu diharapkan penerapan K-13 mampu meningkatkan kreativitas siswa. Siswa tidak hanya mendapat pelajaran di dalam kelas, melainkan dapat juga diajak untuk belajar di luar kelas. (EM)