Olimpiade MIPA Primagama Kota Madiun

M. Naufal Akbar kelas VIA, Zheanita kelas VA, Dielian kelas VIA, Naqiya Najjah, Zakiyaelfirdaus kelas VIA, Dewan Langit kelas VIA, Tiara Artika kelas VB, Rakha Fathin kelas VIA, Allit Surya kelas VIB, Deva Fitra kelas VIA, Javier Fawwas kelas VIA, dan Rayya Abid kelas VIA ialah deretan nama siswa-siswi  MIN Demangan Kota Madiun yang berhasil maju ke Babak Final Olimpiade Sains dan Matematika yang diselenggarakan oleh Primagama untuk tingkat SD/MI di SMKN 1 M.H. Thamrin No. 1, Oro-Oro Ombo, Kec. Kartoharjo, Madiun pada  Minggu, 29 Nopember  2015.

Tiga besar yang berhasil masuk ke babak final dari peserta olimpiade ipa yaitu, Naufal Akbar, dari MIN Demangan yang mendapatkan peringkat pertama dengan jumlah skor tertinggi yaitu 800. Sedangkan untuk peringkat kedua diduduki oleh Zheanita masih dari perwakilan peserta MIN Demangan Kota Madiun dengan jumlah total skor yang tak jauh beda dengan Naufal yaitu 770, kemudian di peringkat ketiga diduduki oleh Dealina dan Naqiya Najjah yang masih juga merupakan perwakilan dari MIN Demangan Kota Madiun dengan jumlah skor yang sama antara keduanya yaitu 675. Sedangkan Mereka semua berkompetisi dengan melawan peserta-peserta yang berasal dari seluruh sekolah SD/MI se-Kota Madiun.

Olimpiade ipa bukanlah olimpiade satu-satunya yang diikuti oleh MIN Demangan Kota Madiun saat itu, karena masih ada lagi yaitu olimpiade matematika. Pada olimpiade matematika, siswa MIN Demangan juga berhasil mendapatkan posisi tiga besar yaitu Tiara Artika yang meraih peringkat tiga dengan total skor 530.

Menurut penuturan Qamariya Amanah, selaku pendamping olimpiade matematika kelas VI, bahwa siswa yang dikatakan berhasil masuk ke babak final dalam olimpiade yang diselenggarakan Primagama ini adalah siswa yang mendapat peringkat satu hingga 10 saja. untuk anak MIN Demangan yang berhasil lolos ke final terdiri dari 6 anak dari olimpiade matematika dan 6 anak dari olimpiade ipa.

Masih menurut beliau bahwa babak penyisihan sekiranya akan diadakan kembali oleh pihak penyelenggara pada tanggal 13 Desember mendatang.

”Kapanpun itu, kita harus siap”, Tutur guru pendamping olimpiade matematika tersebut dengan penuh semangat. (ZUL)