Perpustakaan

Perencanaan pertama adalah membuat tim dengan SDM yang mau untuk mengurus perpustakaan secara penuh dan mempunyai komitmen yang tinggi, mempersiapkan minimal 4 unit komputer untuk implementasi system dan sarana buku yang memadai. Kami memulai membentuk tim yang beranggotakan 4 orang yang dipimpin oleh Ibu Santi, mengingat sekolah kami mempunyai banyak koleksi buku perpustakaan dengan jumlah hamper puluhan ribu buku. Adapun sarana dan prasarana berupa computer, printer laser dan barcode scanner kami komunikasikan dengan kepala madrasah sebagai pemangku kebijakan di madrasah kami.

Kami mengimplementasikan apa yang kami dapatkan di perpustakaan MIN 1 Kota Madiun menggunakan Program E-DDC, di samping itu kami juga menginstall program manajemen system SLIMS Akasia yang kami dapatkan dari internet secara gratis (Open Source). Setelah buku semua kami data dan kami klasifikasi, data kami import ke Slims Manajemen Sistem dan cetak label untuk di tempelkan di semua buku. Kegiatan tersebut berlangsung selama hampir 4 bulan tanpa henti mengingat jumlah buku di perpustakaan kami banyak.

Setelah proses pendataan buku sudah masuk dalam system yang di lengkapi dengan barcode scaner, dan sistem sudah bisa di akses melalui jaringan local computer di madrasah maka tinggal di jalankan prosedur peminjaman dan prosedur pengembalian buku menggunakan sistem terkomputerisasi. Untuk kartu perpustakaan masih kami pesankan melalui pihak ketiga berupa kartu biasa dengan label barcode nomer anggota perpustakaan. Kami berharap kedepan agar bisa mencetak kartu sendiri menggunakan kartu PVC dengan kelebihan tahan air, adapun kelebihan yang lain barcode mudah terbaca dan kartu tahan lama.

 

 

Kami terapkan setelah kami dibelikan printer kartu PVC sendiri. Dengan begitu kami bisa mencetak kartu secara cepat tanpa harus menunggu lama cukup 1 menit langsung jadi. Pembelian printer pencetak kartu ini di realisasikan oleh komite madrasah dan ditempatkan di koperasi.

Tidak hanya keren, kartu pvc ini juga tebal seperti kartu ATM pada umumnya. Tidak hanya itu, kami sediakan kalung ID Card keren sebagai penunjang di koperasi madrasah. Sempat ditanya saktinya dimana?, saktinya yaitu ketika siswa masuk ke perpustakaan dengan membawa kartu tersebut, ketika kartu tersebut di tempetkan pada barcode scanner computer visitor/ pengunjung secara langsung berbunyi “TIT”, kata sebagian siswa.

Semua siswa bersemangat untuk berkunjung di Perpustakaan keren ini untuk membaca dan menimba ilmu.